Tampilkan postingan dengan label Health. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Health. Tampilkan semua postingan

Selasa, 20 Mei 2014

Kandungan Rokok dan Zat Bahaya Dalam Asapnya


Kandungan rokok dan zat bahaya dalam asapnya ternyata ada ribuan macam yang siap untuk menggerogoti tubuh anda dan orang tercinta di sekeliling anda. Kandungan dalam asap rokok ternyata juga memiliki zat yang tidak kalah banyaknya dengan zat dalam rokok itu sendiri. Setidaknya ada lebih dari 4000 zat aditif berbahaya yang terkandung dalam sebuah rokok yang dapat membunuh dan menimbulkan berbagai penyakit paling berbahaya yang sangat ditakutkan.

Kandungan rokok yang paling populer sebut saja nikotin, tar, dan arsen yang cukup membuat penggunanya mati secara perlahan dan mengidap berbagai penyakit.  Kandungan asap rokok lebih dari 4.000 bahan kimia, termasuk 43 (karsinogenik) senyawa penyebab kanker selain itu ada lagi 400 racun lainnya.

Kandungan Rokok dan Bahayanya

Kita memang tidak dapat membahas satu per satu ribuan kandungan dalam rokok, namun berikut ini adalah berbagai zat yang terkandung dan sangat berbahaya untuk kesehatan manusia.
  • Nikotin 
    • racun yang digunakan dalam pestisida dan merupakan unsur adiktif dalam rokok.
  • Tar 
    •  adalah istilah kolektif yang digunakan untuk menggambarkan partikulat yang dihasilkan oleh pembakaran tembakau. Koktail bahan kimia yang menjadi salah satu zat yang menyebabkan kanker, zat residu yang dapat menyebabkan gigi kuning pada rokok.
  • Fungisida dan pestisida 
    • Penyebab banyak jenis kanker dan cacat pada kelahiran bagi ibu hamil, sangat mengganggu perkembangan janin.
  • Cadmium 
    • Penyebab dengan kanker paru-paru dan prostat.
  • Benzene 
    • Penyebab utama leukemia.
  • Formaldehyde 
    • penyebab lain kanker paru-paru.
  • Nickel 
    • Penyebab peningkatan kerentanan terhadap infeksi paru-paru dan menyebabkan kerusakan fungsi paru paru pada manusia.
  • Amonia 
    • Senyawa amonia yang umum digunakan dalam produk pembersih dan pupuk. Amonia juga digunakan untuk meningkatkan dampak nikotin dalam rokok yang diproduksi. Zat ini menjadi pemicu kerusakan paru-paru dan bahkan kematian
  • Arsenik 
    • zat yang digunakan untuk racun tikus dan berbagai pestisida, keracunan zat ini dapat menyebabkan mual, diare, atau bau nafas dalam kasus yang ringan. Keracunan yang berlebihan akan menyebabkan kematian.
  • Vinyl Chloride 
    • bahan kimia buatan manusia yang digunakan dalam pembuatan plastik dan di filter rokok. Zat ini menyebabkan kerusakan fungsi hati.
  • Ethyl Furoate 
    • salah satu zat yang menyebabkan kerusakan hati pada binatang.
  • Polonium 
    • Radioaktif yang menyebabkan kanker.
  • Metanol 
    • adalah sejenis cairan ringan yang mudah mencair dan menguap yang mudah terbakar. Meminum atau menghisap Metanol mengakibatkan kebutaan bahkan kematian.

BAHAYA MEROKOK 

         Pengetahuan tentang dampak buruk tembakau terhadap kesehatan baru muncul di awal abad ke-20. Di tahun 1939, Dokter Franz H. Muller dari Jerman untuk pertama kalinya membuktikan melalui studi epidemiologis, bahwa merokok berkaitan dengan kanker paru. Dan setelah itu banyak sekali studi yang dilakukan terkait dengan dampak buruk rokok yang ternyata tidak hanya menyebabkan kanker paru saja tetapi juga banyak penyakit lainnya, beberapa diantaranya :
  • Penyakit Jantung
        Rokok menimbulkan aterosklerosis atau terjadinya pengerasan pada pembuluh darah. Kondisi ini merupakan penumpukan zat lemak di arteri, lemak dan plak memblok aliran darah dan membuat penyempitan pembuluh darah. Hal ini mnyebabkan penyakit jantung. Jantung harus bekerja lebih keras dan tekanan ekstra dapat menyebabkan angina atau nyeri dada. Jika satu arteri atau lebih menjadi benar-benar terblokir, serangan jantung bisa terjadi. Semakin banyak rokok yang dihisap dan semakin lama seseorang merokok, semakin besar kesempatannya mengembangkan penyakit jantung atau menderita serangan jantung atau stroke.
  • Penyakit Paru
         Resiko terkena pneumonia, emfisema, dan bronkitis kronis meningkat karena merokok. Penyakit ini sering disedut sebagai Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK). Penyakit paru ini dapat berlangsung dan bertambah buruk dari waktu ke waktu sampai orang tersebut akhirnya meninggal karena kondisi tersebut. Orang-orang berumur 40 tahun bisa mendapatkan emfisema dan bronkitis, tapi gejala biasanya akan jauh lebih buruk di kemudian hari, menurut American Cancer Society.
  • Kanker Paru dan Kanker Lainnya
         Kanker sudah lama dikaitkan denganbahaya rokok, yang juga dapatmenyebabkan kanker lain seperti kanker mulut, pita suara, laring, tenggorokan, dan kerongkongan. Merokok juga dikaitkan dengan kanker ginjal, kandung kemih, penkreas, leher rahim, dan kanker darah (Leukimia).
  • Diabetes
      Merokok meningkatkan resiko terjadinya diabetes, menurut Claveland Clinic. Rokok juga bisa menyebabkan komplikasi dari diabetes, seperti penyakit mata, penyakit jantung, stroke, penyakit pembuluh darah, penyakit ginjal, dan kaki diabetikum.
  • Impotensi
         Rokok merupakan faktor resiko utama untuk penyakit pembuluh darah perifer yang mempersempit pembuluh darah untuk membawa darah keseluruh tubuh. Pembuluh darah ke penis kemungkinan juga akan terpengaruh karena merupakan pembuluh darah yang kecil sehingga dapat mengakibatkan disfungsi ereksi/impotensi.
  • Gangguan Janin
        Merokok berakibat buruk terhadap kesehatan janin dalam kandungan, bisa saja terjadi keguguran, kematian janin, bayi lahir berat badan rendah dan kematian bayi mendadak.
  • Penyakit mulut
         Penyakit mulut yang disebabkan rokok antara lain kanker mulut, kanker tenggorokan, penyakit gigi, dan bau nafas.
  • Menimbulkan Kebutaan
          Seorang yang merokok dapat mningkatkan resiko degenerasi makula yaitu penyebab kebutaan yang di alami orang tua. Studi yang di terbitkan dalam "Archives of Opthamology" pada tahun 2007 menemukan, orang yang merokok terjadi degenerasi makula, retina, dan  pusat ketajaman penglihatan 4 kali lebih besar dibandingkan orang yang bukan perokok.
  • Gangguan Pernafasan
        Merokok meningkatkan resiko kematian karena penyakit paru kronis hingga 10x lipat. Dan sekitar 90% kematian karen penyakit paru paru kronis disebabkan oleh merokok.

Cara Mengurangi Nyeri Saat Menstruasi



Mengalami rasa sakit dan nyeri saat menstruasi itu sudah biasa. Namun, banyak sekali dari Anda yang mengalami rasa nyeri dengan rasa sakit yang tertahankan. Maka dari itu, yuk simak cara mengurangi rasa nyeri saat menstruasi di bawah ini.

Berdasarkan penjelasan dari MeetDoctor.com, rasa nyeri yang muncul saat menstruasi disebut dengan dysmenorrhea. Prostaglandin yang keluar saat menstruasi dan melampaui kemampuan Anda yang menyebabkan timbulnya rasa nyeri. Anda dapat mengatasi dan mengurangi rasa nyeri tersebut dengan cara berikut:

Non Obat
Sebelum memutuskan untuk mengonsumsi obat, ada kalanya Anda mencoba yang non-obat yang lebih aman. Salah satunya dengan olahraga yang mampu mengurangi rasa nyeri. Olahraga mampu melancarkan peredaran darah ke organ rahim sehingga gangguan aliran darah yang disebabkan prostaglandin dapat dikurangi. Selain olahraga, istirahat yang cukup juga penting guna menjaga aliran darah Anda.

Menggunakan Obat
Beberapa wanita kadang memilih untuk mengonsumsi obat untuk mengurangi rasa nyeri yang timbul. Pemberian obat penekan rasa nyeri golongan NSIOs (seperti Ibuprofen, Aspirin, Paracetamol, Asam Mefenamat, dll) dirasa cukup untuk mengatasi Dysmenorrhea. Mengonsumsi 2-3 tablet tersebut dalam sehari masih dikatakan dalam dosis yang wajar.

Namun, ada juga yang mengombinasikan obat dengan pil kontrasepsi. Hal tersebut dapat dipertimbangkan sejauh telah melakukan konsultasi dengan dokter. Tetapi jika Anda memiliki masalah dengan lambung, alergi terhadap salah satu golongan NSIDs, dan BAB (Buang Air Besar) kehitaman setelah mengonsumsi NSIDs. Sangat disarankan agar Anda menghentikan penggunaan obat yang Anda konsumsi.

Bagaimana? Jadi Anda tidak perlu cemas lagi akan rasa nyeri yang timbul saat menstruasi. Coba saja atasi dengan cara di atas.

Sumber: MeetDoctor.com

Kamis, 27 Februari 2014

5 Signs Your Body Weak Durability


The immune system is your body armor to protect against a variety of viruses and diseases . Immune system does not come by itself , should be built with a healthy diet and lifestyle . Often feel easily tired and sick ? Is it because your immune system to decline ?
Sometimes difficult to determine whether a person's immune system is good or not . Weather changes , irregular diet and poor lifestyle often affect a person's immune deficiencies . To assess whether your immune system is good or not , these characteristics , reported by geniusbeauty.com .

  1. Your fever is more than 10 times a year. 
  2. You are experiencing hair loss and you often experience severe pain in the throat and joints.  
  3. You often feel very tired and woke up with the limp body (despite sleeping enough). 
  4. You suffer from herpes. Herpes that occurs in humans as much as 90 percent resulting from the body, but good endurance will inhibit the growth of the herpes virus. 
  5. You often have colds, the flu that developed into bronchitis and even sinusitis.   
If you are experiencing at least one of the above symptoms , you should immediately boost immunity . Eat regularly with a balanced nutrition , adequate sleep , exercise and avoid smoking and alcoholic beverages will greatly help improve your endurance .
Good endurance will make you more excited and enjoy a variety of routines with good health .

5 Tanda Daya Tahan Tubuh Lemah


Daya tahan tubuh adalah perisai untuk melindungi tubuh Anda dari serangan berbagai virus dan penyakit. Daya tahan tubuh tidak datang dengan sendirinya, harus dibangun dengan makanan dan gaya hidup sehat. Sering merasa mudah capek dan sakit? Apa karena daya tahan tubuh Anda menurun?

Kadang sulit menentukan apakah daya tahan tubuh seseorang bagus atau tidak. Perubahan cuaca, pola makan tidak teratur dan gaya hidup yang buruk sering berpengaruh pada menurunnya daya tahan tubuh seseorang. Untuk menilai apakah daya tahan tubuh Anda bagus atau tidak, inilah ciri-cirinya, dilansir oleh geniusbeauty.com.
  1. Anda demam lebih dari 10 kali dalam setahun.
  2. Anda mengalami kerontokan rambut parah dan Anda sering mengalami sakit pada tenggorokan dan sendi.
  3. Anda sering merasa sangat lelah dan terbangun dengan tubuh yang lemas (walaupun sudah tidur cukup).
  4. Anda menderita herpes. Herpes yang terjadi pada manusia sebanyak 90 persen disebabkan dari dalam tubuh, namun daya tahan tubuh yang baik akan menghambat pertumbuhan virus herpes.
  5. Anda sering mengalami pilek, flu yang berkembang jadi sinusitis bahkan bronkitis.
Jika Anda mengalami setidaknya satu dari gejala di atas, Anda harus segera meningkatkan kekebalan tubuh. Makan teratur dengan gizi seimbang, tidur cukup, olahraga dan menghindari rokok serta minuman beralkohol akan sangat membantu meningkatkan daya tahan tubuh Anda.

Daya tahan tubuh yang baik akan membuat Anda lebih bersemangat dan menikmati berbagai rutinitas dengan kesehatan prima.